Di tengah meningkatnya popularitas parfum lokal Indonesia, aroma floral yang terinspirasi dari jasmine dan ylang-ylang menawarkan peluang untuk menciptakan produk dengan identitas yang lebih kuat dan relevan bagi konsumen.
Pasar parfum Indonesia terus berkembang. 8 dari 10 brand parfum terlaris di toko online pada Q1 2026 merupakan brand lokal. Tren ini menunjukkan bahwa konsumen semakin terbuka terhadap produk yang memiliki identitas dan karakter yang dekat dengan mereka. Bagi pelaku usaha, hal ini membuka peluang untuk mengangkat inspirasi dari bahan dan budaya Indonesia sebagai bagian dari storytelling produk.
1.Jasmine
Jasmine atau melati telah lama menjadi bagian dari budaya Indonesia. Bunga ini banyak digunakan dalam pernikahan tradisional sebagai simbol kemurnian dan ketulusan. Karena asosiasi budaya yang kuat ini, aroma melati sering dianggap familiar dan memberikan rasa nyaman bagi konsumen Indonesia.
Inspirasi aroma Jasmine dengan kombinasi aroma teh, woody, maupun musky yang sedang trending:
2.Ylang
Selain melati, kenanga (ylang) merupakan salah satu bunga yang juga memberikan kesan kemurnian. Kenanga sudah menjadi ikon budaya Jawa, terutama dalam siraman pernikahan karena bunga ini juga menjadi simbol cinta kasih. Ylang menjadi salah satu floral notes yang semakin banyak digunakan untuk menciptakan produk dengan aroma hangat, eksotis, dan premium.
Inspirasi aroma Ylang dengan kombinasi notes yang populer:
✨ Saatnya Mengembangkan Produk dengan Inspirasi Floral Nusantara
Tren parfum lokal menunjukkan bahwa konsumen semakin menghargai produk yang memiliki identitas yang jelas. Mengangkat aroma melati dan kenanga dapat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan produk yang lebih berkesan dan relevan dengan konsumen Indonesia.
Temukan aroma floral untuk parfum, personal care, hingga fabric care lewat Katalog atau Kreasi Aroma dari Givaudan dan tingkatkan nilai produk Anda!